Kita dikaruniai 2 buah mata, 2 daun telinga dan 1 mulut, hal ini
diharapkan kita mau banyak belajar untuk mendengarkan orang lain dan
memperhatikan orang lain.
Terkadang kita lebih banyak bicara dan lupa atau enggan mendengarkan atau memperhatikan orang lain.
Ernest Hemingway pernah mengatakan “saya senang mendengar, saya telah
belajar banyak hal luar biasa dr mendengarkan dengan seksama.
Kebanyakan orang tidak pernah mendengarkan”.
Memang hal yang menyedihkan adalah ketika seseorg menutup dirinya
untuk mendengarkan org lain, selalu merasa paling hebat, paling
berpengalaman, paling ahli di bidangnya.
Ada hal yang bisa kita gali dari seseseorg yang dapat kita jadikan
pelajaran untuk diri kita. Ketika kita menutup diri untuk belajar, maka
kita menutup kemungkinan diri kita sendiri utk bertumbuh.
Kita di karunia dua mata untuk membandingkan diri kita untuk hal-hal
yang positif bahwa banyak sekali orang-orang di sekeliling kita yang
jauh lebih menderita tetapi mereka bisa menjalankan hidupnya dengan
penuh rasa SYUKUR.
Dan tentu saja kita juga harus meningkatkan rasa keperdulian dengan
memberikan perhatian secara nyata dan dukungan moral kepada mereka.
Sudahkah kita menggunakan karunia kita sebagai manusia SEUTUHNYA dan menjalankan kodrat kita sebagai MAKHLUK SOSIAL?